Kampoeng Sinaoe Utus Enam Pemuda Ikuti Sarasehan

Untuk membahas tentang permasalahan lingkungan yang semakin parah mengalami kerusakan dan perlu adanya tindakan, enam pemuda utusan dari Kampoeng Sinaoe Sidoarjo ikuti sarasehan di Yayasan Kasih Bunda Surabaya (YKBS), Minggu (5/6/2016) siang.

14570699_1443564848990562_6470320334053930717_o

Tuan rumah sekaligus ketua pengelola YKBS Suparno ketika memberikan sambutan. Ia mengatakan pada zaman sekarang ini banyaknya perilaku yang sangat tidak peduli terhadap lingkungan. “misalnya ketika menjumpai orang di jalan membuang sampah sembarangan itu menjadi hal yang biasa, tidak hanya pejalan kaki tetapi orang yang bermobil mewah pun juga melakukan hal serupa”, katanya.

“Bumi ini serasa miliki 1 atau 2 orang saja bahkan hanya milik beberapa orang karena sifat manusia yang cenderung individualis dan tidak peduli dengan lingkungan”, sambung pria yang akrab di sapa Romo Parno itu.

Pelaksanaan sarasehan itu di hadiri oleh para aktivis lingkungan dan dibagi ke dalam dua tema yang sangat menarik tentang lingkungan. Tema yang pertama membahas tentang perusakan lingkungan, yang di bawakan oleh Rosyid Murtadho (Gus Roy). Pada tema tersebut Gus Roy menjelaskan bahwa sifat kapitalisme lah yang membuat perusakan lingkungan merajalela, karena kapitalisme bagaikan sirkuit yang ada awal kemudian ada akhirnya untuk mengkonsumsi alam tanpa memikirkan dampaknya.

Dan pada tema yang kedua membahas tentang kemaruk terhadap alam kemaruk terhadap manusia, yang di bawakan oleh M. Rudy Hermawan CM (Romo Wawan). Pada tema tersebut Romo Wawan menjelaskan bahwa betapa rakusnya manusia untuk memanfaatkan alam ini untuk kepentingan dirinya sendiri tanpa adanya kepedulian terhadap alam.

Kemudian pada akhir acara ada diskusi Tanya jawab dan di lanjutkan membahas tentang solusi yang harus dilakukan untuk menjaga bumi, terutama pelestarian lingkungan. (Edwin)

Share Yuk, Warga Sinaoe!

Comments

comments